Monexnews - Sterling anjlok ke level terendah sebulan versus
Euro dan mendekati level terendah sejak November tahun lalu versus Dollar AS
setelah data menunjukkan perlambatan laju inflasi Inggris. Yang mendorong
investor memundurkan ekspektasi kenaikan suku bunga Inggris ke musim
panas 2015.
panas 2015.
Office for National Statistics mengatakan harga konsumen
tumbuh pada kecepatan tahunan 1,2% di bulan September setelah naik 1,5% bulan
sebelumnya, dipicu penurunan harga pangan dan bahan bakar. Investor juga
mewaspadai resiko politik di Inggris, yang berpotensi mempengaruhi arus
investasi dan Sterling.
"Sterling kemungkinan masih akan berada di bawah
tekanan dalam waktu dekat seiring mundurnya harapan kenaikan suku bunga,"
kata Jeremy Stretch, kepala strategi mata uang pada CIBC World Markets.
"Meskipun belum benar-benar terjadi, bertambahnya bukti perlambatan
pertumbuhan upah dan kejutan negatif dari pasar pekerjaan bisa mendorong ekspektasi
kenaikan tingkat suku bunga kembali menjadi 12 bulan.
(sumber: monexnews.com)
Selamat siang admin
ReplyDeleteSaya Okta dari broker ForexMart.
Kami tertarik untuk menawarkan kerjasama afiliasi kepada anda. Bolehkah saya meminta nomor kontak untuk membicarakan ini lebih lanjut? Atau anda juga bisa menghubungi saya melalui 08111622285 / okta@forexmart.com
Terima kasih
Okta
Business Development